Berikut 9 Daftar Olahraga khusus untuk Lansia



Saat seorang memiliki diabetes, aktivitas fisik sangat diperlukan untuk memaksimalkan pengobatan. Dalam hal ini, olahraga menjadi aktivitas fisik yang paling direkomendasikan. Hal tersebut juga berlaku bagi lansia yang memiliki diabetes. Saat seorang lansia rutin melakukan olahraga, maka kadar gula darahnya akan jadi lebih terkendali. Tak hanya itu, olahraga juga efektif dalam meminimalisir risiko komplikasi yang sering mengincar penderita diabetes seperti stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal. 

Meski begitu, lansia yang memiliki diabetes tidak boleh asal berolahraga. Olahraga untuk penderita diabetes harus dipilih dengan cermat sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing agar tidak memicu komplikasi kesehatan lainnya seperti hipoglikemia. : Berikut 9 Jenis Olahraga yang Aman Bagi Lansia Penderita Hipertensi​

9 Daftar Olahraga Khusus untuk Lansia 

Berikut beberapa olahraga yang direkomendasikan untuk lansia yang menderita penderita diabetes. Diantaranya adalah: 

1. Latihan Beban

Lansia yang memiliki diabetes sangat disarankan untuk melakukan latihan beban. Latihan beban pada dasarnya diperlukan untuk meningkatkan massa otot dan meningkatkan pembakaran kalori. Namun bagi lansia, latihan beban memiliki dampak yang lebih besar seperti mengontrol kadar gula darah, mencegah penyusutan otot, menjaga kepadatan tulang, dan meningkatkan keseimbangan tubuh. 

2. Dansa 

Bagi lansia penderita diabetes, dansa menjadi olahraga yang sangat dianjurkan. Dansa tak hanya mampu membantu mengontrol gula darah, namun juga melatih keseimbangan, meningkatkan fleksibilitas, serta menjaga kesehatan mental. 

Berbeda dari yoga atau tai chi yang gerakannya cenderung lambat, dansa memiliki gerakan yang lebih cepat dan disesuaikan dengan irama lagu. Tentu saja ini membuat olahraga menjadi aktivitas yang tidak membosankan. 

3. Tai Chi

Tai Chi merupakan olahraga untuk penderita diabetes yang memiliki tempo gerakan yang lambat dan beraturan mirip seperti gerakan bela diri. Gerakannya mampu membantu mengelola pernafasan dengan baik, menyehatkan jantung, mengontrol gula darah, dan baik untuk kesehatan mental. Selain itu, senam tai chi juga mampu mengatasi neuropati (kerusakan saraf) dengan menguatkan otot kaki dan melancarkan sirkulasi darah. 

  Terapi Pinggang Sakit untuk Meredakan Sakit Pinggang Anda

Sama halnya dengan pilates dan yoga, tai chi termasuk jenis olahraga low impact sehingga sangat aman bagi lansia yang rawan dengan sakit pada persendian. 

4. Pilates

Latihan pilates yang teratur telah terbukti mampu menurunkan kadar glukosa darah, menurunkan kadar HbA1c, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Pilates juga mampu mencegah risiko cedera pada lansia dengan gerakan-gerakan yang mampu melatih keseimbangan dan koordinasi. Dan yang paling penting, pilates termasuk olahraga low impact sehingga ramah bagi lansia. 

5. Yoga

Salah satu cara mengontrol gula darah adalah dengan mengelola stres. Yogapun menjadi salah satu solusi yang paling efektif bagi lansia penderita diabetes. Gerakan yang lambat dan beraturan dari yoga diketahui mampu merilekskan badan dan pikiran, meningkatkan mood, dan membuat tidur jadi lebih nyenyak. 

6. Senam Diabetes

Senam diabetes mirip dengan senam aerobik, bedanya senam diabetes memiliki intensitas yang lebih rendah. Dengan rutin melakukan senam diabetes, tubuh Anda akan lebih efektif dalam menggunakan insulin, menjaga sirkulasi darah agar tetap lancar, secara membantu mengontrol gula darah. 

7. Berenang

Olahraga air seperti berenang menjadi salah satu olahraga yang direkomendasikan bagi lansia yang menderita diabetes. Berenang efektif membantu tubuh menggunakan insulin dengan lebih baik untuk mengatur kadar gula darah. Selain itu, berenang juga aman bagi lansia karena adanya gaya apung air yang menopang berat badan. Dengan begitu, lansia yang memiliki keluhan radang sendi atau nyeri lutut tetap bisa berolahraga dengan nyaman. 

Berenang juga menjadi alternatif bagi penderita diabetes yang mengalami neuropati atau mati rasa pada kaki. Hal ini karena olahraga air seperti berenang mampu meminimalkan risiko cedera yang diakibatkan benturan atau gesekan. 

  Penanganan atau Terapi Bagi Penderita Cedera Ligamen Lutut

Namun bagi Anda yang belum bisa berenang, ada olahraga air lainnya yang bisa menggantikan berenang seperti aerobik akuatik, berjalan dalam air, atau senam akuatik. Untuk senam akuatik biasanya akan disesuaikan kemampuan dan kondisi Anda dengan pengawasan orang yang terlatih. 

8. Bersepeda

Bersepeda menjadi olahraga yang direkomendasikan untuk lansia yang menderita diabetes karena manfaatnya yang sangat banyak. Tak hanya mampu membantu tubuh mengontrol gula darah, bersepeda dengan rutin mampu membantu tubuh untuk meningkatkan fungsi paru dan fungsi kardiovaskular. Tak hanya itu, bersepeda juga mampu membantu menurunkan berat badan sehingga mengurangi risiko terjadinya radang sendi yang merupakan salah satu masalah komplikasi dari diabetes. 

9. Jalan Kaki

Olahraga untuk penderita diabetes paling ramah kantong namun efektif dalam menyehatkan badan dan pikiran adalah jalan kaki. Olahraga ini juga bisa dilakukan dimanapun dan tidak membutuhkan peralatan olahraga khusus. Meski terbilang olahraga yang paling ekonomis, efektivitas jalan kaki dalam mengendalikan gula darah sudah tidak perlu diragukan. Untuk hasil terbaik, rutinlah jalan kaki minimal 30 menit dengan durasi 5 kali dalam seminggu. 

Diabetes merupakan kondisi yang bisa dialami siapapun. Jika hal ini terjadi pada Anda, salah satu cara untuk mengontrol gula darah adalah dengan melakukan olahraga secara rutin. Beberapa olahraga untuk penderita diabetes diatas akan membantu Anda menjaga kadar gula darah, menjaga kebugaran tubuh, serta menjaga kesehatan mental. Namun karena kondisi setiap orang berbeda, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dulu sebelum memutuskan untuk rutin berolahraga. Anda bisa berkonsultasi dengan tim kami untuk menentukan jenis olahraga, durasi, dan waktu yang tepat untuk berolahraga yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Ini penting untuk menghindari berbagai komplikasi kesehatan lain seperti hipoglikemia atau keadaan gawat darurat lainnya. 

Hubungi tim Fitness Indonesia disini sekarang juga!

Related posts:

Baca Juga :  Tips Bayar Tagihan XL Prioritas Lewat ATM