
Bagi seseorang yang mengalami cedera lutut, fisioterapi merupakan tindakan non operatif yang terbukti keefektifannya. Perlu diketahui, fisioterapi merupakan jenis perawatan yang mampu membantu memulihkan rentang gerak serta fungsi anggota tubuh seseorang yang mengalami cedera, cacat, maupun sakit. Semua perawatan yang dilakukan selama fisioterapi bertujuan untuk mengurangi rasa sakit pasien dan mengurangi risiko cedera di masa mendatang. Namun, perlu diperhatikan bahwa fisioterapi hanya boleh, dan aman dilakukan oleh fisioterapis yang telah bersertifikasi.
Apa Itu Fisioterapi Cedera Lutut?
Fisioterapi cedera lutut merupakan serangkaian metode pemulihan yang dirancang secara khusus untuk mengurangi peradangan, mengurangi rasa nyeri pasien, meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot di sekitar sendi lutut. Terapi ini sangat penting bagi pasien yang ingin mengembalikan fungsi normal lututnya pasca cedera.
Jenis dan Penyebab Nyeri Lutut
Ada beberapa jenis dan penyebab nyeri lutut, di antaranya adalah:
1. Cedera Lutut Akut
Cedera lutut ini disebabkan akibat adanya gerakan ekstrem atau mendadak yang tidak normal pada struktur lutut seperti ligamen, meniskus, tendon, atau tulang. Ada beberapa yang menjadi penyebab utama cedera lutut akut, yaitu:
Cedera Ligamen
Cedera ligamen sering terjadi karena trauma fisik akibat aktivitas olahraga yang berintensitas tinggi. Beberapa gerakan yang berisiko menyebabkan cedera ligamen antara lain memutar lutut, berhenti mendadak (setelah berlari), peregangan berlebih, serta mendarat (setelah melompat) dengan posisi lutut yang salah.
KARDIO SEBELUM SARAPAN OMONG KOSONG BELAKANG (BAGIAN 4)
Kerusakan Meniskus
Cedera meniskus seringkali disebabkan karena memutar lutut secara tiba-tiba. Risiko cedera ini akan semakin tinggi dengan bertambahnya usia.
Dislokasi & Fraktur
Kondisi ini terjadi saat tulang-tulang bagian lutut patah atau terdorong dari posisi normalnya akibat benturan keras seperti jatuh dari ketinggian, kecelakaan, atau tekanan yang berlebih.
Ketegangan Otot (Muscle Strain)
Umumnya cedera ini disebabkan aktivitas fisik tanpa pemanasan, penggunaan berlebihan, cedera, atau gerakan berulang.
2. Nyeri Lutut Kronis & Degeneratif
Ini adalah kondisi peradangan jangka panjang yang mencapai tiga bulan lebih. Di antaranya disebabkan oleh:
Arthritis
Faktor risiko yang menyebabkan arthritis antara lain penuaan, riwayat cedera sendi, obesitas, dan genetik.
Masalah Tendon & Bursa
Aktivitas berlebih pada area lutut seperti cedera mendadak, berlutut terlalu lama, infeksi, atau radang sendi merupakan beberapa hal yang memicu masalah tendon dan bursa.
Kondisi Spesifik Usia
Mereka yang berusia lanjut akan mengalami penuaan yang menyebabkan penipisan tulang rawan serta penurunan cairan sendi sehingga lebih rentan mengalami cedera.
Pertolongan Pertama: Protokol RICE vs PEACE & LOVE
Cedera lutut bisa terjadi kapanpun dan dimanapun dalam kondisi seperti apapun. Jika hal ini terjadi, segera lakukan dua hal berikut:
Fase Kritis (48-72 Jam Pertama): Metode RICE
Metode RICE (Rest – Ice – Compression – Elevation) merupakan tindakan yang dilakukan pada fase kritis yang berperan sebagai pertolongan pertama bagi mereka yang mengalami cedera lutut dengan tujuan mengurangi nyeri dan bengkak.
Fase Pemulihan Modern: Metode PEACE & LOVE
Metode PEACE & LOVE disebut sebagai metode modern yang efektif dalam menyembuhkan jaringan lunak yang cedera, serta untuk mengurangi ketergantungan terhadap kompres es dan obat-obatan.
Kapan Harus ke Dokter?
Tidak semua cedera lutut harus dikonsultasikan dengan dokter ahli. Namun ada beberapa kondisi yang mewajibkannya, di antaranya adalah:
1. Terdengar Bunyi “POP” atau “KREK” Saat Kejadian
Tanda bunyi yang muncul seketika menunjukan adanya kemungkinan kerusakan serius pada struktur sendi seperti meniskus yang rusak atau robekan pada ligamen.
2. Lutut Tidak Bisa Digerakkan Sama Sekali (Locked Knee)
Jika lutut sulit digerakkan atau terkunci, konsultasikan ke dokter karena bisa menjadi tanda adanya patah tulang, robekan meniskus, atau cedera ligamen.
3. Bengkak Hebat Secara Instan
Bengkak yang terjadi instan bisa menjadi penanda cedera serius yang harus segera ditangani.
4. Tidak Kuat Menumpu Berat Badan (Pincang Parah)
Hal ini terjadi karena adanya ketidakstabilan atau kerusakan pada struktur sendi lutut. Jika diabaikan, kondisi ini akan semakin parah.
Cara Mengatasi Badan Bungkuk dengan Mudah dan Efektif
Prosedur Pemeriksaan Fisioterapi
Sebelum menjalani fisioterapi cedera lutut, fisioterapis terlebih dulu akan menyarankan pasien untuk menjalani serangkaian prosedur pemeriksaan yang terdiri dari:
1. Wawancara Medis
Hal pertama yang dilakukan fisioterapis adalah menggali informasi pasien yang berkaitan dengan riwayat penyakit, gejala, tingkatan rasa nyeri, hingga dampak cedera terhadap aktivitas sehari-hari.
2. Evaluasi Fisik
Selanjutnya pasien akan menjalani evaluasi fisik berupa:
- Gait Analysis : analisis gaya berjalan
- Palpasi : pemeriksaan fisik menggunakan indra peraba
- ROM (Range of Motion) : pemeriksaan rentang gerak
- Tes Kekuatan Otot dan Keseimbangan : tes yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan otot dan stabilitas tubuh
Opsi Penanganan Medis
Cedera lutut bisa ditangani dengan baik melalui dua opsi yaitu konservatif dan operatif.
1. Konservatif
Penanganan konservatif merupakan penanganan cedera non-bedah yang salah satunya adalah fisioterapi. Tujuan tindakan ini untuk mengurangi bengkak, rasa nyeri, dan mengembalikan fungsi lutut.
2. Operatif
Prosedur penanganan ini disarankan jika metode RICE dan metode fisioterapi tidak memberikan hasil yang positif.
Solusi Fisioterapi untuk Pemulihan Tanpa Operasi
Fisioterapi cedera lutut efektif dalam mempercepat pemulihan tanpa operasi. Ada beberapa jenis perawatan pendukung di dalamnya, yaitu:
1. Modalitas Teknologi
Pendekatan ini memanfaatkan teknologi modern sebagai terapi pendukung untuk membantu proses pemulihan secara lebih cepat, efektif, dan terkontrol.
Ultrasound (USG) & TENS (Stimulasi Listrik)
Modalitas yang dimanfaatkan untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa nyeri menggunakan gelombang suara (USG) dan arus listrik (TENS).
Terapi Panas/Dingin & Kinesio Taping
Metode fisioterapi untuk mengurangi rasa nyeri, peradangan, dan meningkatkan mobilitas pasien.
2. Program Latihan Rehabilitasi
Program ini dirancang secara bertahap dan terukur untuk membantu memulihkan fungsi tubuh, meningkatkan kekuatan, serta mengembalikan kemampuan gerak secara optimal.
Isometric Exercises
Latihan otot dalam menahan kontraksi tanpa memanjang atau memendek.
Strengthening
Latihan meningkatkan daya tahan, kekuatan, serta massa otot.
Proprioception
Latihan untuk meningkatkan kesadaran tubuh dalam merasakan pergerakan, posisi, hingga tindakan tubuh secara otomatis
Stretching
Latihan fisik untuk meningkatkan fleksibilitas, elastisitas, dan rentang gerak sendi dan otot.
Tips Pencegahan Cedera Lutut Berulang
Salah satu hal yang dikhawatirkan bagi mereka yang pernah mengalami cedera adalah cedera berulang. Selain meminimalkan cedera berulang dengan fisioterapi, ada beberapa hal lain yang bisa dilakukan untuk mencegah cedera berulang:
1. Penguatan Core Muscle & Kaki Secara Rutin
Salah satu penyebab cedera berulang karena lemahnya otot disekitar lutut. Oleh sebab itu, lakukan latihan rutin untuk menguatkannya.
2. Perbaiki Postur Saat Angkat Beban
Saat angkat beban, pastikan untuk tidak memberikan beban berlebih ke satu sisi secara mendadak. Hal ini mampu memicu cedera berulang.
3. Jaga Berat Badan Ideal
Berat badan berlebih membuat tekanan pada lutut semakin tinggi hingga berisiko cedera berulang.
4. Gunakan Knee Brace (Pelindung) Saat Olahraga Berat
Sebagai antisipasi, gunakan pelindung lutut saat berolahraga atau melakukan aktivitas harian yang cukup berat.
5. Pemanasan yang Cukup Sebelum Aktivitas
Sebelum olahraga atau melakukan aktivitas yang cukup berat, pastikan untuk melakukan pemanasan yang benar.
Cedera lutut bisa dialami oleh siapapun bahkan oleh seseorang yang bukanlah olahragawan. Oleh sebab itu jika hal ini terjadi pada Anda atau orang disekitar Anda, segera lakukan tindakan pertolongan pertama dan konsultasikan dengan dokter ahli untuk tindakan selanjutnya. Dan pastikan untuk menjalani fisioterapi cedera lutut untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko cedera berulang. Hubungi Fisioterapi Fitness Indonesia untuk informasi lebih lanjut!