Cara Lindungi Remaja di Instagram, Facebook, Messenger


Cara lindungi remaja saat akses Instagram, Facebook, dan Messenger menjadi perhatian penting pada 2026, seiring meningkatnya aktivitas digital anak dan remaja di platform media sosial milik Meta Platforms tersebut.

Remaja kini menjadi kelompok pengguna paling aktif di media sosial.

Namun di balik kemudahan berinteraksi, terdapat risiko seperti perundungan siber, konten tidak pantas, hingga interaksi dengan orang asing.

Untuk itu, Meta menghadirkan sejumlah fitur keamanan dan pengawasan orang tua yang bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Mengacu dari data yang Selular.id rangkum, perlindungan remaja tidak hanya mengandalkan sistem platform, tetapi juga peran aktif orang tua dalam mengatur privasi, membatasi interaksi, dan memantau aktivitas digital anak.

Fitur Keamanan untuk Remaja di Instagram

Di Instagram, Meta menerapkan pengaturan akun privat secara default untuk pengguna di bawah usia tertentu.

Artinya, hanya pengikut yang disetujui yang dapat melihat konten mereka.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan orang tua dan remaja:

  • Aktifkan akun privat agar unggahan tidak bisa diakses publik

  • Batasi siapa yang dapat mengirim pesan langsung (DM)

  • Gunakan fitur Hidden Words untuk menyaring komentar kasar

  • Tinjau daftar pengikut secara berkala

Instagram juga menyediakan fitur Parental Supervision, yang memungkinkan orang tua melihat durasi penggunaan dan mengatur batas waktu harian.

Baca juga:

Pengaturan Privasi di Facebook

Pada platform Facebook, pengguna remaja dapat membatasi visibilitas profil dan unggahan melalui menu pengaturan privasi.

Orang tua disarankan membantu anak memahami siapa saja yang bisa melihat informasi pribadi mereka.

Langkah yang direkomendasikan antara lain:

  • Ubah visibilitas postingan menjadi Teman atau lebih terbatas

  • Nonaktifkan pencarian profil menggunakan nomor telepon atau email

  • Tinjau kembali informasi profil seperti sekolah dan lokasi

  • Aktifkan notifikasi login untuk memantau aktivitas mencurigakan

Baca Juga :  5 Tips Untuk Mengaktifkan Paylater BCA

Meta juga menyediakan Pusat Keamanan (Safety Center) yang berisi panduan edukatif tentang penggunaan media sosial secara aman.

Kontrol Pesan di Messenger

Aplikasi Messenger memiliki fitur kontrol pesan yang memungkinkan pengguna menentukan siapa saja yang dapat menghubungi mereka dan bagaimana pesan tersebut diterima.

Untuk meningkatkan keamanan remaja:

  • Atur agar pesan dari orang tidak dikenal masuk ke folder permintaan

  • Blokir akun yang mencurigakan atau mengganggu

  • Gunakan fitur pembatasan (restrict) untuk membatasi interaksi tanpa harus memblokir

Messenger juga menerapkan sistem deteksi otomatis untuk konten yang melanggar kebijakan komunitas.

Peran Orang Tua dalam Pengawasan Digital

Selain memanfaatkan fitur teknis, perlindungan remaja di Instagram, Facebook, dan Messenger memerlukan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Edukasi mengenai risiko berbagi informasi pribadi sangat penting.

Beberapa langkah praktis yang dapat diterapkan:

  1. Buat kesepakatan waktu penggunaan media sosial

  2. Diskusikan jenis konten yang boleh dan tidak boleh dibagikan

  3. Ajarkan cara melaporkan akun atau konten bermasalah

  4. Gunakan fitur pengawasan keluarga yang tersedia di aplikasi

Meta dalam berbagai pernyataan resminya menegaskan komitmen untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi pengguna muda melalui pembaruan fitur keamanan secara berkala.

Pentingnya Literasi Digital

Cara lindungi remaja saat akses Instagram, Facebook, dan Messenger juga berkaitan erat dengan literasi digital.

Remaja perlu memahami jejak digital, risiko oversharing, dan pentingnya menjaga data pribadi.

Di Indonesia, penggunaan media sosial pada usia sekolah cukup tinggi.

Hal ini menjadikan edukasi keamanan digital sebagai kebutuhan mendesak, tidak hanya di lingkungan keluarga tetapi juga sekolah.

Dengan kombinasi fitur privasi bawaan platform dan pengawasan aktif orang tua, risiko penyalahgunaan dapat ditekan.

Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan perlindungan dari potensi bahaya di ruang digital.

Baca Juga :  5 Hal yang Menyebabkan Hp Cepat Rusak

Ke depan, penguatan regulasi dan peningkatan fitur keamanan di platform media sosial diperkirakan terus berkembang.

Namun pada akhirnya, kolaborasi antara penyedia platform, orang tua, dan remaja menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan sehat.