Cara Bikin Tulisan Arab di WhatsApp untuk Ramadan
Menjelang Ramadan, kebutuhan membuat ucapan dengan tulisan Arab seperti “رمضان كريم” Ramadan Kareem meningkat di kalangan pengguna.
Selain untuk pesan pribadi, format ini juga sering digunakan dalam broadcast message, status WhatsApp, maupun kartu ucapan digital.
WhatsApp menghadirkan dukungan penuh terhadap berbagai bahasa, termasuk bahasa Arab, sehingga pengguna di Indonesia dapat membuat tulisan Arab di WhatsApp untuk ucapan Ramadan.
Fitur ini tersedia baik di Android maupun iOS tanpa perlu aplikasi tambahan. WhatsApp mengandalkan sistem input bawaan perangkat.
Artinya, kemampuan menulis huruf Arab tidak diatur di dalam aplikasi WhatsApp itu sendiri, melainkan melalui pengaturan bahasa dan keyboard pada sistem operasi seperti Android dan iOS.
Pada perangkat Android, pengguna dapat mengaktifkan keyboard Arab melalui menu Pengaturan > Sistem > Bahasa & Masukan > Keyboard > Kelola Keyboard.

Di bagian ini tersedia opsi untuk menambahkan bahasa Arab sebagai metode input. Setelah diaktifkan, pengguna dapat beralih antarbahasa dengan menekan ikon globe atau menahan tombol spasi pada keyboard.
Sementara itu, pada iPhone dengan sistem operasi iOS, penambahan keyboard Arab dilakukan melalui Settings > General > Keyboard > Keyboards > Add New Keyboard, lalu memilih Arabic.
Setelah aktif, pengguna cukup mengetuk ikon globe di papan ketik untuk berpindah dari bahasa Indonesia atau Inggris ke bahasa Arab saat mengetik di WhatsApp.
Selain menggunakan keyboard bawaan, pengguna juga dapat memanfaatkan aplikasi papan ketik pihak ketiga yang tersedia di Google Play Store maupun App Store, selama aplikasi tersebut mendukung input huruf Arab.
Namun, penggunaan keyboard resmi bawaan sistem dinilai lebih aman karena terintegrasi langsung dengan sistem keamanan perangkat.
Secara teknis, huruf Arab menggunakan sistem penulisan right-to-left (RTL) atau dari kanan ke kiri.
WhatsApp secara otomatis mendeteksi arah penulisan ini ketika pengguna mulai mengetik dalam bahasa Arab, sehingga tata letak teks akan menyesuaikan tanpa perlu pengaturan tambahan.
Fitur ini juga kompatibel dengan berbagai format teks di WhatsApp, termasuk bold, italic, dan monospace.
Pengguna tetap dapat menambahkan tanda bintang (*) atau garis bawah (_) untuk memformat tulisan Arab sesuai kebutuhan, selama struktur karakter tetap sesuai dengan aturan WhatsApp.
Dalam konteks keamanan dan privasi, WhatsApp menerapkan enkripsi end-to-end secara default untuk semua pesan pribadi.
Teknologi ini memastikan hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi pesan, termasuk pesan yang ditulis dalam huruf Arab.
Dengan sistem enkripsi tersebut, konten percakapan tidak dapat diakses pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Kemudahan ini menjadi relevan seiring meningkatnya aktivitas komunikasi digital selama bulan Ramadan.
Berdasarkan pola tahunan, trafik pesan di WhatsApp biasanya meningkat saat momen keagamaan dan hari besar, karena pengguna memanfaatkan platform untuk mengirim ucapan, koordinasi kegiatan, hingga berbagi informasi keluarga.
Selain tulisan manual, pengguna juga dapat menyalin teks Arab dari sumber tepercaya seperti situs pendidikan atau aplikasi Al-Qur’an digital, lalu menempelkannya ke kolom chat WhatsApp.
Metode ini umum digunakan bagi pengguna yang belum terbiasa mengetik langsung dengan keyboard Arab.
Dengan dukungan sistem input lintas bahasa yang terintegrasi di Android dan iOS, WhatsApp memungkinkan pengguna membuat tulisan Arab secara akurat dan mudah tanpa konfigurasi rumit.
Fitur ini mendukung kebutuhan komunikasi yang lebih personal dan kontekstual, terutama dalam menyambut Ramadan dan momen keagamaan lainnya.