Fisioterapi Skoliosis: Metode, Manfaat dan Tips Memilihnya


Fisioterapi Skoliosis Metode, Manfaat dan Tips Memilihnya

Skoliosis merupakan kondisi dimana tulang belakang melengkung dan membentuk mirip huruf C atau huruf S. Kondisi skoliosis umumnya terjadi pada anak-anak sebelum masa pubertas dan karena tulangnya masih berkembang, umumnya membaik dengan sendirinya. Meski begitu, banyak kasus yang mengharuskan skoliosis untuk segera ditangani. Apalagi jika skoliosis menyebabkan munculnya beberapa keluhan lain seperti nyeri punggung hingga gangguan pernafasan. Kabar baiknya, penanganan skoliosis tak harus melalui operasi, namun bisa melalui terapi fisioterapi skoliosis. 

Apa Itu Skoliosis?

Skoliosis merupakan salah satu kelainan bentuk pada tulang belakang yang bisa terjadi pada siapa saja baik anak-anak hingga dewasa. Skoliosis ringan seringkali tidak disadari karena tidak menyertakan keluhan yang berarti, namun jika semakin parah, skoliosis bisa menimbulkan keluhan lain seperti tubuh yang terasa kaku, nyeri, hingga rasa kesulitan saat beraktivitas. 

Penyebab Skoliosis

Skoliosis bisa terjadi karena beberapa hal. Di antaranya adalah:

1. Idiopatik

Ini adalah kondisi tulang belakang yang melengkung tanpa sebab yang jelas. Umumnya skoliosis idiopatik terjadi di usia remaja dan sering dikaitkan dengan faktor genetik, hormonal, dan pertumbuhan. 

  Pelajari Keuntungan Bisnis Gym yang Harus Kamu Ketahui

2. Degeneratif

Ini adalah jenis skoliosis yang terjadi pada orang dewasa karena penuaan atau keausan alami. Skoliosis degeneratif biasanya muncul setelah usia 40 tahun dan menyebabkan nyeri punggung, kekakuan tubuh, dan iskias.

3. Kongenital

Skoliosis ini diyakini berkaitan dengan cedera pada janin selama masa perkembangan tulang belakangnya. Kondisi ini sangat jarang terjadi dan seringkali berkaitan dengan masalah organ lain seperti kandung kemih atau ginjal.  

4. Postural

Skoliosis ini disebabkan oleh kebiasaan postur tubuh yang buruk seperti sering membawa tas berat dan duduk membungkuk.

Kapan Skoliosis Perlu Ditangani dengan Fisioterapi?

Fisioterapi sebagai solusi non operasi yang terbukti efektif untuk mengurangi kelengkungan tulang belakang, memperbaiki postur tubuh, hingga mengurangi nyeri. Khususnya jika dilakukan secara rutin. Lantas kapan skoliosis perlu ditangani dengan fisioterapi? 

1. Skoliosis Ringan hingga Sedang

Terapi fisioterapi skoliosis mampu membantu mengurangi kelengkungan dan berbagai keluhan lain yang menyertainya seperti rasa nyeri punggung dan rasa kekakuan tubuh. 

2. Ketika Nyeri Tidak Terlalu Parah atau Masih Bisa Dikendalikan

Jika rasa nyeri masih bisa dikendalikan, terapi fisioterapi efektif dalam mengurangi rasa nyeri yang muncul. Namun jika rasa nyeri sulit dikendalikan, sebaiknya konsultasikan kepada dokter ahli untuk langkah efektif selanjutnya. 

3. Rekomendasi Medis Sebelum Memulai Terapi

Fisioterapi dilakukan jika ada rekomendasi medis sebelum terapi. Rekomendasi ini penting untuk memeriksa kondisi pasien, menentukan jenis fisioterapi yang dibutuhkan, hingga merancang program terapi, serta frekuensi dan durasi terapi yang sesuai dengan pasien. 

Metode Fisioterapi untuk Skoliosis

Ada beberapa fisioterapi untuk skoliosis, diantaranya adalah: 

1. Latihan Penguatan Otot Inti (Core Strengthening)

Latihan ini ditujukan untuk menguatkan serta menstabilkan otot inti. Beberapa latihan untuk penguatan otot inti diantaranya adalah leg lifts, pelvic tilt, dan plank

2. Latihan Peregangan untuk Mengurangi Kekakuan

Kondisi skoliosis memerlukan latihan peregangan yang mampu mengurangi kekakuan. Beberapa latihan yang disarankan untuk mengurangi kekakuan antara lain knee to chest dan cat cow stretch

3. Latihan Koreksi Postur (Postural Correction)

Latihan ini fokus untuk mengoreksi postur, keseimbangan, mobilitas, dan stabilisasi inti. Latihan yang disarankan untuk koreksi postur yaitu metode schroth

  Terapi Pinggang Sakit untuk Meredakan Sakit Pinggang Anda

4. Latihan Pernapasan untuk Skoliosis Torakal

Latihan pernafasan ini dikenal dengan pernafasan rotational yang merupakan komponen dalam metode schroth untuk mengatasi skoliosis tanpa operasi. 

5. Schroth Method

Terapi fisik skoliosis non bedah ini dilakukan dengan menggabungkan latihan motorik sensorik, postural, dan pernafasan yang disesuaikan dengan pola lengkungan dari setiap pasien.

Manfaat Fisioterapi untuk Skoliosis

Fisioterapi yang dilakukan dengan rutin akan memberikan dampak yang positif bagi pasien, diantaranya adalah:

1. Mengurangi Nyeri dan Tekanan Saraf

Dengan teknik fisioterapi yang tepat dan rutin dilakukan, rasa nyeri dan tekanan saraf pada tulang belakang akan berkurang secara perlahan. 

2. Memperbaiki Postur Tubuh

Fisioterapis akan memberikan program latihan yang mampu memperbaiki postur tubuh pasien secara bertahap.

3. Meningkatkan Kekuatan Otot Penopang Tulang Belakang

Fisioterapi mampu menguatkan otot-otot yang berada di sekitar tulang belakang agar mampu mendukung postur tubuh dengan lebih baik. 

4. Menambah Fleksibilitas dan Ruang Gerak Sendi

Latihan fisioterapi berupa peregangan dan gerakan khusus akan efektif membantu mengurangi kekakuan tubuh. 

5. Membantu Mencegah Penambahan Derajat Lengkungan

Derajat kelengkungan pada tulang belakang akan semakin berkurang dengan melakukan fisioterapi secara rutin menggunakan teknik spesifik skoliosis. 

Tips Memilih Fisioterapis untuk Penanganan Skoliosis

Pasien akan mendapatkan manfaat fisioterapi yang optimal jika didampingi fisioterapis profesional. Dan berikut adalah tips memilih fisioterapis profesional:

1. Memiliki Pengalaman Menangani Pasien Skoliosis

Saat memilih tempat fisioterapi, pastikan tempat tersebut memiliki fisioterapis yang berpengalaman dalam menangani pasien skoliosis. Mereka yang berpengalaman akan lebih mampu menentukan pola terapi yang cocok untuk pasien. 

2. Program Latihan yang Dipersonalisasi

Pilihlah layanan fisioterapi yang memiliki program latihan yang dipersonalisasi. Ini penting mengingat kondisi pasien bisa berbeda-beda. 

3. Mampu Memonitor Progres Secara Berkala

Pilihlah layanan fisioterapi yang siap melakukan monitoring terhadap progress pasien secara berkala. 

4. Edukasi Latihan Mandiri untuk di Rumah

Pilihlah layanan fisioterapi yang memberikan edukasi latihan mandiri untuk dilakukan di rumah. Ini penting untuk memaksimalkan efek fisioterapi. 

Skoliosis bukanlah sebuah kondisi yang menjadi akhir dari segalanya. Dengan fisioterapi yang rutin dan tepat, skoliosis bisa dikontrol dan bahkan diperbaiki dengan bertahap.

Jika Anda ingin mendapatkan layanan fisioterapis sesuai dengan tips diatas, Fitness Indonesia adalah pilihan yang tepat. Dengan didampingi oleh para fisioterapis profesional yang telah bersertifikat, layanan Fitness Indonesia juga menawarkan program latihan yang dipersonalisasi, monitoring berkala, hingga edukasi yang dilakukan secara mandiri dirumah.

Jika ada seseorang di dekatmu yang mengalami skoliosis, segera konsultasikan ke dokter atau fisioterapis sekarang juga! Jangan tunggu sampai parah! Semakin cepat skoliosis ditangani, hasilnya juga akan semakin baik. Konsultasikan segera masalahmu bersama tim fisioterapis dari Fitness Indonesia di sini!

Related posts:

Baca Juga :  Rahasia Diet dan Latihan Ketika Bulan Puasa